Rabu, 26 Desember 2012

Alasan Ompol tiba - tiba


Kenapa Bisa Ompol Tiba-Tiba?


Ingat dengan pelawak Nunung yang sering dibuat mengompol akibat ulah nakal Sule, Andre, Parto atau Azis Gagap? Akibat tertawa geli terus menerus, ia bisa sampai mengompol.

Ternyata kejadian tersebut secara medis disebut inkontinensia urin, yakni gejala air seni yang keluar di saat yang tidak diinginkan.

Biasanya kejadian ini dapat dipicu saat beraktivitas fisik berlebih seperti ketika batuk, bersin, tertawa, atau pun aktivitas yang berlebihan. Gangguan ini dapat diderita oleh pria dan wanita.

"Penyebabnya dapat dipicu oleh hal yang berbeda, karena jenisnya yang beragam harus dilakukan prosedur urodinamik agar dapat dilihat apa penyebabnya karena bisa dari stres, urge (keinginan buang air kecil yang buru-buru), campuran atau overflow," ujar DR. Dr. Nur Rasyid, SpU dalam acara media edukasi bersama RS Asri, Jakarta.

Meski bukan termasuk penyakit berbahaya, namun gangguan ini dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup. Pada wanita biasanya hal ini terjadi akibat kelemahan pada otot panggul, proses penuaan, kegemukan atau perubahan hormon. Mulai sekarang hindari stres dan latih kekuatan otot panggul Anda.

Korban Serangan Zat Asam



Korban Serangan Zat Asam Jadi Jutawan Televisi



Saat Sonali Mukherjee menolak godaan dari tiga rekan pelajar, mereka membalas dengan menyiramkan zat asam ke mukanya.

Sonali tak mau menyembunyikan diri. Perempuan berusia 27 tahun ini kemudian muncul di acara kuis televisi paling terkenal di India--dan menjadi jutawan.

"Jika kamu bisa melihat foto perempuan cantik, maka kamu seharusnya juga bisa melihat wajahku yang terbakar," kata Mukherjee pada AFP di rumahnya yang kecil di ibu kota India, New Delhi.

"Sangat mudah bagi korban serangan asam untuk menelan racun, tapi saya memilih untuk berdiri dan berteriak melawan kekerasan."

Pemerkosaan yang baru-baru ini terjadi di sebuah bus di New Delhi -- dan memicu protes di India -- menyoroti lagi tingkat kekerasan terhadap perempuan di India, di mana pelecehan seksual hanya dianggap sebagai godaan biasa.

Angka kriminalitas nasional mencatat bahwa dari 256 ribu kasus yang terjadi, 228 ribu terjadi pada perempuan.

Sembilan tahun lalu, Mukherjee adalah mahasiswi menjanjikan di sebuah kampus di timur kota Dhanbad saat tiga pelajar lain masuk ke rumahnya saat ia sedang tidur dan menyiramkan asam ke mukanya karena menolak mereka.

Mereka menggunakan cairan bernama "Tezaab", yang biasanya digunakan untuk membersihkan besi berkarat. Akibatnya, kelopak mata, hidung, dan telinga Mukherjee pun terbakar.

Setelah 22 prosedur operasi, Mukherjee tetap tak bisa melihat dan masih setengah tuli. Sampai sekarang, tak ada satupun pelaku yang dituntut.

Ketiga pelaku pernah ditangkap, dan dipenjara, tapi kemudian bebas setelah membayar jaminan dan kasusnya pun tenggelam dalam sistem kehakiman India yang sangat lambat.

"Mereka tak bisa menerima penolakan dari saya, maka mereka pun memutuskan untuk mengambil wajah saya dan mencuri hidup saya," ujar dia sambil mencari air untuk minum obat yang diberikan oleh ayahnya.

Pemerintah India tak punya data resmi penyerangan menggunakan zat asam.

Menurut lembaga amal London, Acid Survivors Trust International, sekitar 1500 serangan zat asam terjadi di seluruh dunia setiap tahunnya. Tapi masih lebih banyak korban yang memilih untuk tidak melapor ke aparat dan menderita dalam diam.

Menurut Mukherjee, berbagai upaya tak berhasil memunculkan dukungan finansial atau hukum dari negara. Bahkan keluarganya harus menjual rumah dua lantai mereka, lahan pertanian, emas, dan ternak untuk membayar biaya kesehatan.

Dalam sebuah surat kepada pemerintah, Mukherjee bilang ia memilih untuk bunuh diri -- ilegal di India -- daripada terus-terusan hidup dalam kesakitan.

Namun, saat ia sedih karena berupaya membayar pengobatannya, Mukherjee mencoba ikut dalam "Kaun Banega Crorepati", versi India dari kuis "Who Wants to be a Millionaire" yang juga muncul dalam film "Slumdog Millionaire".

Setelah terpilih sebagai peserta, Mukherjee memenangkan 2,5 juta rupee atau Rp436 juta bulan lalu karena berhasil menjawab 10 pertanyaan.

Uang itu akan digunakan untuk membiayai operasi plastik tahun depan. Mukherjee masih menyimpan fotonya saat masih remaja.

Kata Mukherjee, permintaan bantuan tak menghasilkan dukungan namun luka wajahnya memiliki dampak mendalam. "Saat semuanya gagal, saya memutuskan untuk menggunakan wajah saya."

Kemenangan yang diraih Mukherjee memang membantu, tapi masih banyak biaya kesehatan yang harus ia bayar. "Saya mendapat uang, tapi saya masih butuh banyak lagi untuk pengobatan saya," ujar dia.

Kegigihannya untuk tidak terus menjadi korban menginspirasi pemirsa, penonton di studio pun menangis saat ia memenangkan kontes tersebut.

Pembawa acara kuis, legenda Bollywood Amitabh Bachchan, menyebut dia "arti keberanian" karena "terus berjuang melawan segalanya".

"Kadang kita berpikir bahwa hidup kita sengsara, semuanya tak mendukung kita dan kemudian kita bertemu orang seperti Sonali, kita lalu sadar betapa beruntungnya kita dan betapa banyaknya hal yang kita miliki," ujar dia dalam acara tersebut.

Mukherjee ingin menggunakan kasusnya untuk berkampanye bagi sesama korban serangan asam lainnya untuk mendorong undang-undang terhadap serangan serupa. Saat ini undang-undang untuk kejahatan ini berada di bawah UU KDRT dengan hukuman yang relatif ringan.

Pada 2001, negara tetangga Pakistan mengadopsi undang-undang yang memperberat hukuman antara 14 tahun sampai seumur hidup untuk serangan zat asam dan denda minimum satu juta rupee Pakistan atau Rp 98,6 juta.

"Para pria yang menyiramkan zat asam ke muka saya bebas berkeliaran, tapi jika ada hukuman yang lebih keras maka mereka akan berada di balik terali penjara," kata Mukherjee.

Pengacara India Aparna Bhatt yang juga mewakili korban serangan asam sampai ke Mahkamah Agung sudah menyebar petisi publik untuk meminta perawatan medis gratis buat para korban serangan ini dan mengatur penjualan zat asam.

"India butuh hukum baru untuk mendefinisikan kejahatan zat asam dalam cara yang lebih komprehensif. Seharusnya ada perawatan medis gratis dan rehabilitasi untuk para korba," kata Bhatt. "Asam adalah senjata berbahaya."

Mitos sepak bola



Futsal Menyebabkan Serangan Jantung Mendadak?



Setyo Cipto, mantan asisten pelatih Sriwijaya FC, meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak saat bermain futsal di awal Desemmber 2012 lalu. Kasus ini bukan kali pertama terjadi. Lima tahun silam, pelawak Basuki juga meninggal dunia usai berolahraga futsal.

Lalu apakah itu berarti futsal berisiko menyebabkan serangan jantung mendadak?

“Olahraga futsal bukan merupakan faktor risiko timbulnya serangan jantung mendadak,” kata dokter spesialis kedokteran olahraga dari Universitas Andalas, dr Afriwardi, SpKO.

Akan tetapi aktivitas fisik yang mendadak dan berat, apapun bentuk aktivitas fisiknya termasuk futsal, memang dapat memicu timbulnya serangan jantung mendadak. “Terutama bagi orang-orang yang memang memiliki faktor risiko seperti hipertensi, hiperlipidemia, jantung koroner dan orang tak terlatih,” imbuh doktor ilmu biomedik ini.

Menurut dr Afriwardi, pada umumnya serangan jantung mendadak setelah berolahraga terjadi karena orang melakukannya secara tidak proporsional. Olahraga dilakukan dengan dosis atau porsi yang berlebihan, sehingga kebutuhan oksigenasi jaringan terutama otot jantung menjadi tidak kuat.

“Keadaan ini memicu timbulnya gangguan jantung, sehingga dapat menyebabkan kematian,” jelasnya.

Dr Afriwardi menyarankan agar aman berolahraga setiap orang perlu memperhatikan kaidah berolahraga.  Lakukan futsal secara baik, benar, teratur dan terukur. Selain itu, setiap pemain futsal hendaknya memegang prinsip utama yang harus dilakukan, yaitu selalu memulainya dengan fase pemanasan dan diakhiri pendinginan.

“Hal lain yang perlu diperhatikan adalah lamanya permainan. Sering terjadi karena keasyikan, orang bisa bermain futsal sampai lebih dua jam,” tutur dr Afriwardi.

Mengenai berapa lama waktu yang direkomendasikan untuk bermain futsal secara aman, ia mengatakan bahwa semua itu sangat tergantung kepada adaptasi pemain. Artinya, pemain terlatih dapat bermain lebih lama.

“Berbeda dengan masyarakat umum yang tidak terlatih, maksimal tidak lebih dari 1 jam. Itupun harus dilakukan dengan intensitas rendah dulu. Nah, kalau sudah rutin dilakukan, intensitasnya boleh ditingkatkan,” jelasnya.

Bermain futsal adalah olahraga paling gampang dan menyenangkan pada saat ini. Futsal tidak membutuhkan banyak pemain. Permainannya juga bisa dilakukan di dalam gedung yang teduh atau tidak terpanggang sinar matahari. Lapangan futsal juga mudah ditemui di dekat perkantoran atau dekat dengan pemukiman, sehingga menjadi salah satu bagian dari rekreasi. Biaya untuk bermain futsal juga relatif terjangkau. Biasanya orang yang futsal sama-sama mengumpulkan uangnya saat bermain.

Tak heran bila penggemar futsal datang dari berbagai kalangan ekonomi dan usia.

Menurut dr Afriwardi, dilihat dari sisi usia tidak ada batasan orang boleh bermain futsal atau tidak. “Namun sebaiknya, olahraga futsal dibatasi setelah usia 45 tahun, mengingat proses degeneratif (penuaan) yang terjadi,” kata dokter yang mengambil spesialisasi kedokteran olahraganya di Universitas Indonesia itu.

Perlu diketahui beban anaerobik olahraga futsal lebih berat dibanding sepak bola konvensional. Olahraga futsal yang dimainkan di lapangan lebih sempit justru dimainkan dengan tempo yang relatif lebih cepat dibanding sepak bola konvensional di lapangan lebih luas.

Menurut dr Afriwardi, semua orang yang memiliki risiko gangguan kardiovaskuler perlu menghindari aktivitas fisik dengan porsi besar, seperti futsal, bulu tangkis dan olah raga lain. Apalagi jika olah raga tersebut dominasi penggunaan energi anaerobik.

“Jadi bagi orang dengan penyakit jantung koroner dan hipertensi yang tidak terkontrol, disarankan tidak bermain futsal,” tandasnya.

Selasa, 25 Desember 2012

Sepak bola


Alisher Usmanov: Jual Robin Van Persie Adalah Kesalahan Besar



Pemegang 30 persen saham Arsenal Alisher Usmanov mengungkapkan, The Gunners melakukan kesalahan dalam penjualan Robin van Persie ke Manchester United.
Pria yang tidak memiliki jabatan di manajemen klub ini menyatakan, seharusnya Arsenal bisa mencegah kepindahan bomber asal Belanda ini. “Keputusan ini [menjual Van Persie] adalah sebuah kesalahan,” ungkap pria berusia 59 tahun ini kepada CNBC.
“Jika saya adalah salah satu pemain Arsenal, saya akan tetap tinggal, tetapi dia [Van Persie] ingin pergi untuk memenangkan trofi,” ungkap milyarder asal Rusia ini.
Selain itu, Usmanov juga mengkritik dewan klub yang tidak mendukung Arsene Wenger dalam beberapa tahun terakhir, “Dia [Wenger] adalah salah satu pelatih terbaik di dunia tetapi saya menyadari, dia memiliki banyak kesulitan di sini.”

Iklim


Waspada Cuaca buruk di akhir tahun

 Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar, mengingatkan kepada warga untuk waspada karena cuaca di akhir tahun hingga Januari 2013 mendatang lebih ekstrem. Hujan deras mulai diikuti angin kencang.
Kepala Sub Bidang Pelayanan dan Jasa BMKG Wilayah IV Makassar, Sujarwo melansir prakiraan cuaca Sulsel umum dan Makassar khususnya.
"Curah hujan mulai diambang batas sedang dengan kecepatan angin 10 - 30 km per jam," katanya kepada Tribun Timur (Tribunnews Network), Selasa (25/12/2012).
Meski kecepatan angin ini masih diambang batas sedang, namun angin dari barat daya, hembusannya lebih kencang dibanding di musim kemarau, dan pancaroba.
Dari data prakiraan harian yang dilansir BMKG, kemarin, dari 28 wilayah yang dipantau di Sulselbar, Makassar dan 6 kabupaten lain di sekitarnya (Maros, Gowa, Takalar, Jeneponto, Barru dan Pangkep), diperkirakan hujan dengan intensitas sedang.
Wilayah di semenanjung selatan Sulsel ini, mulai memasuki fase puncak musim hujan. "Hujan mengguyur hingga malam hari," katanya.
Suhu di wilayah ini berkisar 21 hingga 31 derajat celcius.
"Untuk saat ini, mulai Desember, Januari hingga Februari hujan akan terus terjadi, baik pagi, siang ataupun malam" katanya.
Sujarwo mengatakan, menjelang Tahun baru 2013 diperkirakan, juga terjadi hujan deras.
"Kemungkinan saja hujan juga terjadi, karena musim hujan terjadi sampai Februari," tuturnya.
Efek dari hujan deras dan angin kencang, kemarin terjadi di Makassar. Sebuah pohon trembesi tua, yang berada di sisi timur kompleks Gubernuran, Jl Sungai Tangka No 1, Makassar, siang kemarin, tumbang. Dahan raksasa yang tumbang ini menutupi bahu hingga badan jalan.
Data dari Bidang Penghijauan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Makassar menyebutkan, dalam setahun terakhir, mulai November 2011 hingga November 2012, empat kali terjadi peristiwa pohon bertumbangan di jalan protokol karena faktor angin. Sejumlah bangunan semi permanen juga rusak.
Jenis pohon peneduh, antara lain trembesi, angsana, kiara payung, dan beringin. Semua jenis pohon tersebut rawan tumbang kendati umur masih tergolong muda. Ini dikarenakan sistem perakaran tak kuat.
Umur pohon peneduh di Makassar, kata Navi, rata-rata 30 tahun hingga 40 tahun. Kendati demikian masih banyak yang kokoh, namun tak dijamin tak ada yang tidak rawan tumbang.
Dinas mulai memangkas pohon di pinggir jalan protokol guna mengantisipasi adanya pohon tumbang. Pemangkasan dilakukan secara berkesinambungan dengan mengerahkan 30 tenaga lapangan atau petugas pemangkas.
"Pengalaman dari beberapa tahun, setiap awal musim hujan disertai angin kencang, banyak pohon tumbang di pinggir jalan. Seperti tahun lalu. Walau tak ada korban jiwa, namun ada kendaraan diparkir tertimpa," kata Kepala Bidang Penghijauan, Andi Navi Boneanto, kemarin.

Negara yarusalem







Yerusalem dikuasai, fulus diraih



Yerusalem dikuasai, fulus diraih

Jangan lagi menjadikan agama dan sejarah sebagai alasan buat mengklaim Yerusalem. Semua itu masih bisa diperdebatkan. Dasar paling logis mengenai perebutan Yerusalem lantaran kota suci ini memiliki nilai ekonomi tinggi. 

Statusnya sebagai kota suci bagi kaum msulim, yahudi, dan Nasrani membuat Yerusalem seperti Makkah dan madinah di Arab Saudi. Tanpa perlu promosi, orang bakal berlomba-lomba saban tahun berziarah ke Yerusalem. Yang muslim menengok Masjid Al-Aqsha, Nasrani menziarahi Gereja Makam Yesus, dan orang Yahudi berdoa di Tembok Ratapan. 

Tentu saja, banjir peziarah ini membuat negara menguasai Yerusalem memperoleh pemasukan. Dalam tulisan berjudul The Economics of Jerusalem, Laila Farsakh dari Universitas Massacusetts, Boston, Amerika Serikat, menyebut pendapatan dari sektor wisata saban tahun USD 2,4 miliar hingga USD 4,5 miliar atau setara Rp 23,18 triliun - Rp 43,45 triliun. 

Angka ini sama dengan empat persen dari Produk Nasional Bruto Israel. Raihan ini juga seperlima dari jumlah pemasukan Kota Yerusalem. 

Meski potensi dari sektor wisata sangat menjanjikan, Yerusalem, terutama yerusalem Timur, termasuk kota termiskin di negara Zionis itu. Pendapatan per kapita warganya hanya sepertiga dari pendapatan per kapita rata-rata penduduk Israel. Sebanyak 42 persen warga Palestina di Yerusalem Timur hidup di bawah garis kemiskinan, sedangkan 22 persen keluarga Yahudi juga mengalami kondisi serupa. 

Untuk mengatasi kemandekan ekonomi dan kemiskinan warga Palestina di yerusalem Timur, sekelompok pengusaha Palestina menggelar Forum Bisnis Yerusalem. "Menurut saya, pasar di yerusalem masih perawan dan kesempatannya sangat besar," kata Mazin Sonokrot, bos Al Quds Holding, perusahaan bikinannya buat menggerakan investasi swasta di kota itu. 

Menurut Sonokrot, sektor keuangan, perdagangan, transportasi, wisata, perumahan, pendidikan swasta, dan teknologi informasi jika digarap serius, dalam jangka menengan bisa mengundang investasi asing. 

Samir Hulilah, Direktur Utama Padico Holdings, salah satu perusahaan terbesar di Palestina, mengakui pula soal peluang itu. "Kesempatan meraih untung dari menanam modal di Yerusalem jauh lebih tinggi ketimbang berinvestasi di Tepi Barat."

Proyek sudah berjalan di antaranya Mal Addar dengan investasi USD 7 juta. Pusat belanja ini memiliki 40 toko, sejumlah kantor, dan hotel. Anak perusahaan Padico, the Jerusalem Investment Tourism (JIT), membuka kembali hotel tersohor di Yerusalem Timur, Hotel Saint George. April lalu, setelah diperbaiki menghabiskan anggaran USD 10 juta. 

Cara Memotivasi diri sendiri


KUPU - KUPU YANG MENCARI KEBAHAGIAN 

Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana.

"Sedang apa kau disini anak muda?" tanya seseorang. Rupanya ada seorang kakek tua. "Apa yang kau risaukan..?" Anak muda itu menoleh ke samping, "Aku lelah Pak Tua. Telah berkilo-kilo jarak yang kutempuh untuk mencari kebahagiaan, namun tak juga kutemukan rasa itu dalam diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan lembah, tapi tak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam diriku. Kemana kah aku harus mencarinya? Bilakah kutemukan rasa itu?"

Kakek Tua duduk semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian. Di pandangnya wajah lelah di depannya. Lalu, ia mulai bicara, "di depan sana , ada sebuah taman. Jika kamu ingin jawaban dari pertanyaanmu, tangkaplah seekor kupu-kupu buatku. Mereka berpandangan. "Ya...tangkaplah seekor kupu-kupu buatku dengan tanganmu" sang Kakek mengulang kalimatnya lagi.

Perlahan pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman. Tak berapa lama, dijumpainya taman itu. Taman yang yang semarak dengan pohon dan bunga-bunga yang bermekaran. Tak heran, banyak kupu-kupu yang berterbangan disana. Sang kakek, melihat dari kejauhan, memperhatikan tingkah yang diperbuat pemuda yang sedang gelisah itu.

Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap, ditujunya sebuah sasaran. Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu luput. Di kejarnya kupu-kupu itu ke arah lain. Ia tak mau kehilangan buruan. Namun lagi-lagi. Hap!. Ia gagal. Ia mulai berlari tak beraturan. Diterjangnya sana-sini. Ditabraknya rerumputan dan tanaman untuk mendapatkan kupu-kupu itu. Diterobosnya semak dan perdu di sana . Gerakannya semakin liar.

Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang dapat ditangkap. Sang pemuda mulai kelelahan. Nafasnya memburu, dadanya bergerak naik-turun dengan cepat. Sampai akhirnya ada teriakan, "Hentikan dulu anak muda. Istirahatlah." Tampak sang Kakek yang berjalan perlahan. Tapi lihatlah, ada sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan di sisi kanan-kiri kakek itu. Mereka terbang berkeliling, sesekali hinggap di tubuh tua itu.

"Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerjang? Menabrak-nabrak tak tentu arah, menerobos tanpa peduli apa yang kau rusak?" Sang Kakek menatap pemuda itu. "Nak, mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakin kau terjang, semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi dari dirimu."

"Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena kebahagiaan itu bukan benda yang dapat kau genggam, atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datang sendiri."

Kakek Tua itu mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba, tampak seekor kupu-kupu yang hinggap di ujung jari. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Pesonanya begitu mengagumkan, kelopak sayap yang mengalun perlahan, layaknya kebahagiaan yang hadir dalam hati. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya. ***

Mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu. Sulit, bagi mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah, bagi mereka yang tahu apa yang mereka cari. Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerjang sana-sini, menabrak sana-sini, atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya. Kita dapat saja mengejarnya dengan berlari kencang, ke seluruh penjuru arah. Kita pun dapat meraihnya dengan bernafsu, seperti menangkap buruan yang dapat kita santap setelah mendapatkannya.

Namun kita belajar. Kita belajar bahwa kebahagiaan tak bisa di dapat dengan cara-cara seperti itu. Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat di genggam atau benda yang dapat disimpan. Bahagia adalah udara, dan kebahagiaan adalah aroma dari udara itu. Kita belajar bahwa bahagia itu memang ada dalam hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Semakin kita berusaha meraihnya, semakin pula kebahagiaan itu akan menjauh.

Cobalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu. Biarkanlah rasa itu menetap, dan abadi dalam hati kita. Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap langkah yang kita lakukan. Dalam bekerja, dalam belajar, dalam menjalani h id up kita. Dalam sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh. Temukanlah bahagia itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan hati kita.

Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana. Rasa itu ada di sekitar kita. Bahkan mungkin, bahagia itu "hinggap" di hati kita, namun kita tak pernah memperdulikannya. Mungkin juga, bahagia itu berterbangan di sekeliling kita, namun
kita terlalu acuh untuk menikmatinya.